Keangungan Bismillahirrahmanirrahim
Bismillahirrahmanirrahim
Jika
seseorang menyakininya kalimat “bismillahirrahmanirrahim” akan
memperoleh pahala besar, Jika menyebutnya memperoleh seluruh cita-citanya.
Nabi Nuh
as, bertawasul dengannya.
Surat
Nabi Sulaiman as, kepada Ratu Balqis (isinya) “dengan menyebut nama Allah Yang
Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang”. Tidaklah Nabi Sulaiman as, membacanya
melainkan tunduk segala sesuatu kepadanya.
Imam al-Nasafi
dalam Tafsirnya Madarik al-Tanzil wa Haqaiq al-Ta'wil,
kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah dari langit ke bumi ada seratus empat
kitab.
Nabi
Syits as, mendapat enam puluh shuhuf. Nabi Ibrahim as, mendapat tiga puluh
shuhuf, Nabi Musa as (sebelum Taurat) mendapat sepuluh shuhuf, kemudian Taurat,
Zabur, Injil dan al-Qur’an.
Semua
kitab itu terkumpul dalam al-Qur’an dan semua makna al-Qur’an terkumpul dalam
surah al-Fatihah dan makna al-Fatihah terkumpul dalam basmallah, dan
makna basmallah terkumpul di dalam huruf “ba”, yang maknanya: Karena
Akulah semua yang sudah ada dan yang akan ada”.
Sebagian
ulama mengatakan, makna “ba” terkumpul pada titiknya, menunjuk pada Tunggal,
tidak berbilang dan Yang Esa.
Komentar
Posting Komentar
Komentar