CONTOH PROPOSAL MENJAHIT BAGI KELUARGA DISABILITAS
PROPOSAL MENJAHIT BAGI KELUARGA DISABILITAS
PROPOSAL
BANTUAN
MODAL USAHA
MENJAHIT
BAJU RUMAHAN
GAMPONG XXXXXXXX
XXXXXXXX
KECAMATAN
BAITUSSALAM
KABUPATEN ACEH BESAR
2019
Nomor :
Istimewa Kepada
Yth,
Lampiran : 1 (satu) berkas Bapak Bupati Aceh Besar
Perihal :
Permohonan Bantuan c/q Dinas Sosial Aceh Besar
Modal Usaha di-
Tempat
Assalamualaikum Wr. Wb
Dengan Hormat
Salam teriring dengan do’a semoga kita senantiasa dalam Rahmat Allah SWT
dan tiada kekurangan sesuatu apapun.
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : XXXXXXXX
NIK : 1106200107XXXXXX
TTL : XXXXXXXX, 01-XX-1XXX
Alamat : Dusun XXXXX Gampong
XXXXXXXX Kec. Baitussalam
Kab. Aceh Besar
Sehubungan dengan surat ini, bermaksud mengajukan permohonan bantuan Modal
Usaha Menjahit/Konveksi Rumahan bagi Keluarga Disabilitas (Sakit Stroke Menahun)
yang bertujuan untuk membantu memaksimalkan usaha sehingga dapat membantu
pendapatan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar
sehari-hari.
Dengan maksud sebagaimana tersebut, besar harapan agar kiranya Bapak
mempertimbangkan dan mengabulkan permohonan ini.
Demikian kami sampaikan untuk dimaklumi. Atas perhatian dan bantuan Bapak kami
haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya.
Dibuat di :
XXXXXXXX
Pada Tanggal : 9 Oktober 2019
Pemohon,
XXXXXXXX
Proposal Usaha Menjahit
Rumahan
Kec. Baitussalam Kab.
Aceh Besar
1.
PENDAHULUAN
Bisnis konveksi adalah suatu jenis bisnis
yang cukup populer di indonesia. Tersebar disetiap daerah. Kepopuleran
bisnis konveksi utamanya adalah karena disebabkan oleh dua hal.
Pertama, karena produk yang
dihasilkan oleh industri konveksi, yaitu pakaian yang merupakan kebutuhan dasar
manusia, maka market untuk bisnis konveksi akan selalu ada. Pangsa pasar yang
jelas, membuat banyak orang yang mengadu peruntungan dibisnis ini.
Kedua, bisnis konveksi menjadi
populer karena entry barrier untuk bias memulai bisnis ini tidak terlalu
besar. Seseorang bisa memulai bisnis ini hanya dengan bermodalkan dua atau tiga
buah mesin jahit. Dan mesin jahit, adalah satu mesin produksi yang cukup terjangkau
harganya oleh masyarakat. Dengan bisnis ini seseorang dapat menjalankan
usahanya dari garasi rumah atau ruangan kecil yang memiliki luas hanya beberapa
meter persegi saja.
Sedangkan untuk masalah pemasaran produk,
bisnis ini cukup menjanjikan untuk dilakukan, kebutuhan masyarakat
terhadap produk konveksi sangatlah luas. Kabupaten Aceh Besar sesungguhnya menyimpan peluang
pasar yang sangat besar bagi usaha konveksi. Seperti untuk kebutuhan seragam
karyawan pabrik, seragam sekolah, kebutuhan hari raya seperti idul fitri, dan
lain sebagainya.
Usaha konveksi dapat didefinisikan
sebagai industri kecil skala rumah tangga yang melayani pembuatan pakaian jadi
secara masal dalam jumlah banyak. Model pakaian yang diproduksi biasanya berupa
kaus, kemeja, celana, jaket, jas almamater, busana muslim, dan sebagainya yang
dipesan berdasarkan ukuran standar yang sudah ditentukan.
Proses produksi dilakukan dalam usaha
konveksi secara keseluruhan dilakukan oleh tiap-tiap operator jahit, mulai dari
menjahit kerah, lengan, dan seterusnya sampai menjadi satu pakaian utuh.
Setelah menjadi satu pakaian utuh, mereka akan menjahit potongan kain
berikutnya menjadi satu pakaian utuh lainnya. Tidak seperti proses produksi
pakaian di pabrik garment yang dilakukan berdasarkan jenis proses.
1. Menciptakan lapangan
pekerjaan, khususnya untuk keluarga disabiliitas yang hanya mempunyai keahlian menjahit.
2. Meningkatkan sumber
penghasilan yang menjadi sumber penghasilan mereka selama ini sehingga dapat
membantu meaksimalkan dalam memenuhi kebutuhan pokok/dasar dalam kehidupan
sehari-hari
3. Harapan dapat merangsang
munculnya motivasi dan inovasi produk dalam menjalankan usaha mereka.
4. Mengembangkan industri rumah
tangga/keluarga
disabilitas khususnya di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar.
3.
KEGIATAN USAHA
Kegiatan usaha konveksi adalah
proses dari kain menjadi pakaian siap pakai. Usaha konveksi dapat didefinisikan
sebagai industri kecil skala rumah tangga yang melayani pembuatan pakaian jadi
secara masal dalam jumlah banyak. Model pakaian yang diproduksi biasanya berupa
kaus, kemeja, celana, jaket, jas almamater, busana muslim, dan sebagainya yang
dipesan berdasarkan ukuran standar yang sudah ditentukan.
Karena produk yang dihasilkan oleh
industri konveksi termasuk kedalam salah satu kebutuhan dasar manusia,
kepopuleran bisnis konveksi ini diprediksi akan terus meningkat. Didukung oleh
permintaan pasar yang begitu besar peluang untuk memulai dan mengembangkan
usaha konveksi juga dirasa sangat besar.
Seperti halnya proses produksi pakaian
yang dilakukan dalam industri garmen, untuk mengubah kain atau barang setengah
pakai menjadi pakaian siap pakai terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui.
Mulai dari proses pemotongan kain sesuai dengan pola baju yang dinginkan,
proses menjahit, dan proses merapikan baju.
Dalam industri konveksi, proses ini biasa
disebut dengan nama cut, make, and trim.
1. Cutting :
pembuatan pola atau patron, marker, cutting, dan numbering.
2. Making : menjahit
dari awal sampai menjadi bahan siap pakai.
3. Trimming :
washing/dyeing, buang benang, ironing/setrika, labeling, dan packing.
4.
PERALATAN
|
No |
Nama Barang |
Harga (Rp) |
|
1 |
Mesin Obras 1 unit |
Rp. 3,500,000 |
|
2 |
Setrika 1 unit |
Rp. 3500,000 |
|
3 |
Lemari Etalase 2 unit @ (Rp. 1,500,000) |
Rp. 3,000,000 |
|
4 |
Packing 1 unit |
Rp. 300,000 |
|
|
JUMLAH |
Rp. 10,300,000 |
Terbilang: Sepuluh
Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah
5.
PENUTUP
Demikian proposal usaha ini dibuat sebagai bahan informasi mengenai usaha Menjahit
di Dusun Meunasah Tuha Desa XXXXXXXX Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh
Besar. Tanggapan atas proposal ini
diharapkan akan diterima dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Dibuat di :
XXXXXXXX
Pada Tanggal : 9
Oktober 2019
Pemohon,
XXXXXXXX
Pelaku Usaha Menjahit

Komentar
Posting Komentar
Komentar