CONTOH PROPOSAL SKRIPSI - PTK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PELAJARAN BAHASA INDONESIA METODE DEMONTRASI

 


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MEMBACA DENGAN METODE DEMONTRASI

 

CONTOH PROPOSAL SKRIPSI

 

A. Latar Belakang Masalah

Penguasaan pengetahuan tentang bahasa Indonesia merupakan bagian integral dalam menjaga dan melestarikan identitas dan kebudayaan bangsa sekaligus menjadi aspek penting dalam peradaban bangsa yang labih baik. Dan merupakan juga sebagai wahana komunikasi massa yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan itu sendiri. Maka, melalui proses pendidikan dapat diketahui maju mundurnya peradaban dan tingkat cinta tanah air terhadap identitas bangsa.

Untuk peningkatan kualitas penguasaan bahasa Indonesia, dalam konteks pendidikan, ada tiga isu utama yang perlu disoroti, yaitu pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan efektivitas metode pembelajaran termasuk di dalamnya menerapkan  metode demonstrasi. Kurikulum pendidikan bahasa Indonesia harus komprehensif dan responsif terhadap dinamika sosial, relevan, dan mampu mengakomodasikan keberagaman keperluan dan kemajuan teknologi. Kualitas pembelajaran harus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas hasil penguasaan pengetahuan bahasa. Dalam rangka meningkatkan hasil belajar dalam membaca, harus ditemukan strategi atau pendekatan pembelajaran yang efektif, untuk lebih memberdayakan potensi siswa (Nurhadi, 2003: 2).

Perlu diketahui bahwa, bahasa Indonesia erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran sangat diperlukan suatu strategi untuk melakukan proses pembelajaran yang baik. Karena strategi inilah yang merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya. Seorang guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan strategi pembelajaran yang berupa metode, media, peralatan dan lainnya.

Peranan dimaksud juga melekat pada guru di sekolah SD XXX XXXXX dalam menjalankan aktivitasnya sebagai guru bahasa Indonesia. Serangkaian aktivitas tersebut tidak terlepas dari metode yang digunakan guru. Guru dapat memilih metode yang sesuai untuk setiap kegiatan pembelajaran, sehingga tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efesien. Penggunaan suatu metode harus sesuai dan relevan dengan materi yang diajarkan akan memperoleh hasil belajar siswa yang cukup baik.

Gie, secara tidak langsung menyebutkan bahwa, kegiatan membaca merupakan kegiatan yang akan mengkonsentrasikan ketiga aspek tersebut, sehingga mengutip argumentasi James dalam Terampil Mengarang, bahwa, kegiatan membaca ini sangat membantu menemukan jalan hidup yang ada pasa siswa. Selain itu kegiatan membaca dan menulis ini mampu mengurangi stres yang dialami oleh setiap individu. Lebih penting lagi, Chalie (2005, 25) mengungkapkan bahwa, kondisi mental yang perlu mendapat perhatian adakalanya perlu diekspresikan melalui membaca, dapat menyampaikan unek-unek dengan menulis, sehingga hal ini lebih stabil dibandingkan orang-orang yang tidak biasa membaca dan menulis.

Tidaklah sulit disepakati bahwa, kegiatan membaca ini perlu didemonstrasikan dalam kegiatan belajar di kelas. Agar hasil tidak sisa-sia, kegiatan demonstrasi ini tidak bisa pula dilepaskan begitu saja, upaya yang sistematis, tepat dan efektif mesti diperhatikan dengan baik. Banyak langkah yang memungkinkan dalam menciptakan kondisi mental yang lebih stabil pada siswa dalam upaya mengarang, yang pada gilirannya siswa dapat menemukan jalan hidup berdasarkan pandangannya.

Di SD XXX tingkat kemampuan membaca pada siswa masih dikategorikan memiliki minat yang masih rendah. Berdasarkan seklumit pembahasan di atas, dalam kesempatan ini ingin dicoba kaji lebih dalam terhadap ”Meningkatkan hasil belajar pelajaran bahasa Indonesia pada membaca dengan metode demonstrasi di kelas IV semester I tahun 2009”.

 

B. Perumusan Masalah

            Berdasarkan latar belakang sebagaimana tersebut di atas, dalam kajian ini dapat dirumuskan beberapa rumusan masalah, yaitu apakah metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia pada materi membaca pada kelas VI SDN XXX?

 

C. Tujuan Penelitian

Setiap pembahasan mempunyai tujuan yang hendak dicapai, demikian juga dalam pembahasan kajian ini. Dalam hal ini, ada dua tujuan yang hendak dicapai, tujuan secara umum dan tujuan secara khusus.

1.      Tujuan umum

Secar umum penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indoensia materi membaca pada siswa kelas IV SDN XXX.

2.      Tujuan khusus

Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk;

a.       Meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesisa melalui metode demonstrasi pada siswa kelas VI SDN XXX.

b.      Meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar Bahasa Indonesia materi membaca melalui metode demonstrasi pada siswa kelas VI SDN XXX.

 

D. Manfaat Penelitian

            Manfaat dalam penelitian ini dibagi dalam dua, yaitu manfaat secara teoritis dan manfaat secara praktis.

1.      Manfaat teoritis

Mengimplementasikan teori-teori pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi membaca pada siswa kelas VI SDN XXX.

2.      Manfaat praktis

a.       Bagi siswa

Dengan adanya penelitian ini mampu memahami dengan mudah terhadap materi pembelajaran Bahasa Indonesia materi membaca melalui metode demonstrasi.

b.      Bagi guru

Penelitian ini bisa menjadi acuan guru terhadap pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan hasil penelitian.

c.       Bagi peneliti

Kegiatan ini sebagai salah satu kegiatan pengembangan profesi yang akan diajukan melalui tim penilai dalam perolehan angka kredit untuk kenaikan pangkat yang setingkat lebih tinggi.

d.      Bagi sekolah

Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi satuan pendidikan sebagai masukan/input guna penetapan kebijakan-kebijakan baru dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.



Pustaka

Sardiman A.M. 2006. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta:Rajawali Press.

Soemanto, Wasti. 2003. Psikologi Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan, Jakarta:PT. Rineka Cipta.

Sardiman. 2000. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Yuniawan, Tommi. 2003. No. 2. Peningkatan Kompetensi Menulis melalui Pengembangan Rancangan Perkuliahan Menulis 2 pada Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Lembaran Ilmu Kependidikan. Semarang Unnes.

Slameto. 2000. Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. PT. Rineka Cipta: Jakarta.

Suryabrata, S. 2002. Proses Belajar dan Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Henry Guntur Tarigan, Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa (Bandung: Angkasa 1979) hlm. 10

Haryanto. 2007. Bahan Ajar Pelatihan Strategi Pembelajaran Berbasis PAKEM. Yogyakarta: FIP UNY.

Sumardi & Nur Anggraeni. 2005. Terampil Berbahasa Indonesia Untuk SMA. Jakarta: Erlangga.

Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain. 2006. Strategi Belajar-Mengajar, Rineka Cipta Jakarta.

Ahmad,Abu,dkk.,2004. Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia

Underwood, Mary. 2000. Pengelolaan Kelas yang Efektif.  Jakarta: Arean.

Suriamiharja, Agus, dkk. 1997. Petunjuk Praktis Menulis. Jakarta: Dekdikbud.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaktif Edukatif, Rineka Cipta Jakarta

Gie, The Liang. 2002. Terampil Mengarang. Yogyakarta: ANDI.

Winkel. W.S. 1990. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar, Jakarta:PT. Gramedia.

Depdikbud Dikdasmen. 1997. Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar. Jakarta: 1997.

Deppdiknas. 2005. Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

4 Soedarso, Sistem Membaca Cepat dan Efektif (Jakarta: PT. Gramedia 1989) hlm. 4

Lie, Charlie. 2005. Jadi Penulis Ngetop itu Mudah. Bandung: Nexx Media. Inc.

5 DP. Tampubolon, Kemampuan Membaca Teknik Membaca Efektif dan Efisien (Bandung: Angkasa 1986) hlm. 228

Soejanto, Agoes. 1997. Bimbingan ke Arah Belajar yang Sukses. Surabaya: Rineka Cipta.

Kridalaksana, Fatimah. 1993. Strategi Belajar-Mengajar. Bandung : Pustaka Setia.

Berns.1985. Membaca. Bandung : PT. Sentosa Jaya

Meleong, J. Lexy. 2007. Metodologi Penelitian Komulatif. Bandung: PT. Remaja Rosdiakarnya.

Arikunto, Suharsimi. 1989. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Tineka Cipta.


Komentar

Postingan Populer