SUMPAH PEMUDA; 11 RAHASIA YANG JARANG DIKETAHUI
11 (SEBELAS) RAHASIA SUMPAH PEMUDA
Beberapa hal menarik dan kelebihan dari Sumpah Pemuda dan jarang diketahui oleh masyarakat Indonesia, sehingga harus selalu dikenang adalah:
1. Lagu “Indonesia Raya” pertama kali dinyanyikan dalam Kongres Pemuda yang diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman dan diperdengarkan, dinyanyikan pada khalayak meski saat itu masih dalam pengawasan Kolobial Hindia Belanda,
2. Lagu “Indonesia Raya" dinyanyikan dengan sedikit perubahan lirik demi keamanan karena kongres diawasi oleh aparat kolonial Hindia Belanda, dimana kata “merdeka” dihilangkan dan diganti dengan kata “mulia”,
3. Pertama kali melantunkan lagu "Indonesia Raya" dalam Kongres Pemuda adalah Dolly Salim yaitu putri Haji Agus Salim,[4]
4. Kongres Pemuda untuk mencari jalan membina perkumpulan pemuda yang tunggal, yaitu dengan membentuk sebuah badan sentral,
5. Kongres Pemuda untuk memajukan persatuan dan kebangsaan Indonesia,
6. Kongres Pemuda untuk memperkuat hubungan antara sesama perkumpulan pemuda kebangsaan di tanah air,[5]
7. Kongres Pemuda untuk melahirkan cita cita semua perkumpulan pemuda pemuda Indonesia,
8. Membicarakan beberapa masalah pergerakan pemuda Indonesia;
9. Memperkuat kesadaran kebangsaan dan memperteguh persatuan Indonesia,[6]
10. Sumpah Pemuda adalah Janji dari Pemuda untuk membangkitkan semangat Rakyat Indonesia khususnya para pemuda-pemudi Indonesia untuk menegaskan bahwa akan terjadinya kemerdekaan Republik Indonesia,[7]
11. Kongres Pemuda dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali, Kongres pertama kali di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng 27 Oktober 1928, Kongres kedua di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan, Minggu, 28 Oktober 1928. Kongres terakhir di gedung Indonesische Clubhuis Kramat
Baca juga:
[1] Diakses melalui https://id.wikipedia.org/wiki/ Sumpah_Pemuda#:~: text=Sumpah%20 Pemuda% 20adalah% 20satu% 20tonggak, cita% 2Dcita% 20berdirinya% 20negara% 20Indonesia .& text= Keputusan% 20ini%20menegaskan% 20cita% 2Dcita,%2C %20dan%20 %22bahasa%20Indonesia%22, pada tanggal 26 Oktober 2020
[2] Sugondo Djojopusito: Ke Arah Kongres Pemuda II, Media Muda Tahun I No. 6 & 7, halaman 9-11.
[3] Diakses melalui https://id.wikipedia.org/wiki/ Sumpah_Pemuda#:~: text=Sumpah%20 Pemuda% 20adalah% 20satu% 20tonggak, cita% 2Dcita% 20berdirinya% 20negara% 20Indonesia .& text= Keputusan% 20ini%20menegaskan% 20cita% 2Dcita,%2C %20dan%20 %22bahasa%20Indonesia%22, pada tanggal 26 Oktober 2020
[4] Sri Sudarmiyatun, 2012, Makna Sumpah Pemuda, Sri Sutjiatiningsih, Soegondo Djojopoespito: Hasil Karya dan Pengabdiannya, 1999. Juga dikutip dari situs https://tirto.id/fakta-fakta-menarik-sejarah-hari-sumpah-pemuda-28-oktober-1928-f6qx, pada tanggal 26 Oktober 2020
[5] Mardanas Safwan, 1996, Peranan Gedung Kramat Raya 106 dalam Melahirkan Sumpah Pemuda. Juga dikutip dari situs https://tirto.id/isi-makna-sejarah-hari-sumpah-pemuda-28-oktober-1928-eku2, pada tanggal 26 Oktober 2020
[6] Dikutip dari situs https://tirto.id/fakta-fakta-menarik-sejarah-hari-sumpah-pemuda-28-oktober-1928-f6qx, pada tanggal 26 Oktober 2020
[7] Dikutip dari situs https://www.merdeka.com/jatim/tujuan-sumpah-pemuda-beserta-makna-dan-sejarahnya-tingkatkan-rasa-nasionalisme-kln.html?page=2, pada tanggal 26 Oktober 2020

Komentar
Posting Komentar
Komentar