TEKNOLOGI TEPAT GUNA MODERN MASA KINI
KUMPULAN
TEKNOLOGI TEPAT GUNA MODERN
Teknologi
Tepat Guna (TTG) secara sederhana adalah pemanfaatan berbagai inovasi sederhana
yang berbentuk perubahan yang dapat digunakan secara praktis dan ramah lingkungan
atau hasil karya yang berbentuk unsur teknologi secara sederhana dan bermanfaat
besar bagi kehidupan manusia secara umum.
Teknologi tepat
guna adalah teknologi yang
dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan
aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi
masyarakat yang bersangkutan.[1]
Dari tujuan yang dikehendaki, teknologi tepat guna haruslah menerapkan metode
yang hemat sumber daya, mudah dirawat, dan berdampak polutif seminimal mungkin
dibandingkan dengan teknologi arus utama, yang pada umumnya beremisi banyak
limbah dan mencemari lingkungan.[2]
Teknologi tepat
guna paling sering didiskusikan dalam hubungannya dengan pembangunan ekonomi
dan sebagai sebuah alternatif dari proses transfer teknologi padat karya dan
padat modal dari negara-negara industri maju ke negara-negara berkembang. Di
negara maju, gerakan teknologi tepat guna muncul menyusul krisis energi tahun
1970 dan berfokus terutama pada isu-isu lingkungan dan keberlanjutan (sustainability).
1. Lima (5) Teknologi Tepat Guna yang Dibutuhkan Petani Padi
Pertanian Indonesia yang
sangat luas dan beragam bentuk lahannya mengharuskan petani ikut serta
dalam menggunakan mesin tanam padi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan. Berikut ini adalah daftar TTG yang paling
dibuutuhkan oleh penanam padi.
Buka link berikut:
2. Lima Puluh (50) Alat Teknologi Tepat Guna Modern dan Sederhana
Masyarakat mulai memikirkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan ramah sosial untuk digunakan (setidaknya lebih ramah lingkungan dibanding teknologi pabrik saat itu). Berikut ini adalah daftar TTG yang moderen dan sederhana
Buka link berikut:
https://dindasupriatna.com/contoh-alat-teknologi-tepat-guna-sederhana/
3. Kumpulan Teknologi Tepat Guna yang sudah banyak pemakaiaannya
Masalah TTG memang tidak habisnya sepanjang masih ada kebutuhan manusia. Adanya TTG ini menjadi jalan untuk mempermudah pemanfaatan alam dan teknologi yang secara bersamaan dapat pula menjadi kebutuhan sebagai makanan pendukung manusia. Kumpulan Teknologi Tepat Guna yang sudah banyak pemakaiaannya
Buka Link berikut:
4. Pemanfaatan Teknologi Sederhana Tepat Guna
Dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari manusia memerlukan suatu perangkat, alat maupun teknologi untuk mempermudah mencapai hasil dan tujuan yang diinginkan. Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Sederhana
Buka Link berikut:
https://sambiroto.ngawikab.id/2020/09/pemanfaatan-teknologi-sederhana-tepat-guna/
5. Berbagai Macam Teknologi Tepat Guna Pertanian Yang Kini Tersedia
Pada dasarnya ada banyak sekali berbagai macam teknologi yang tersedia. Salah satu bentuk yang pastinya kini banyak digunakan oleh masyarakat adalah teknologi tepat guna yang tentunya perlu di perhatikan. Dalam hal ini tentunya banyak sekali berbagai macam keuntungan yang bisa didapatkan dari adanya penggunaan teknologi tepat guna yang tersedia. Nah, dalam hal ini tentunya kamu akan mendapatkan kesempatan untuk menggunakan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian. Kumpulan Teknologi Tepat Guna yang sudah banyak pemakaiaannya
Buka Link berikut:
https://www.dibukabox.com/2020/04/berbagai-macam-teknologi-tepat-guna.html
6. Yuk Cari Tahu 7 Contoh Alat Teknologi Tepat Guna Sederhana
Teknologi modern tidak akan terlepas dari bentuk sederhana dan dari barang kecil di sekitar Anda. Teknologi tepat guna sederhana ini diciptakan manusia untuk mempermudah kerja manusia. Berikut ini 7 contoh alat teknologi tepat guna sederhana yang bisa Anda temui baru-baru ini.
Buka Link berikut:
https://www.cescfabregasfans.com/2019/04/yuk-cari-tahu-7-contoh-alat-teknologi.html
[1] Schumacher, E.F. (1973). Small is Beautiful: A Study of Economics as if People Mattered. Virginia: Hartley & Marks Publishers. ISBN 0-88179-169-5.
[2] Akubue, A. (2000). "Appropriate Technology for Socioeconomic Development in Third World Countries". The Journal of Technology Studies. 26(1): 33–43. Diakses tanggal Maret 2011.



Komentar
Posting Komentar
Komentar