BAB III Metode Penelitian

 

BAB III

METODE PENELITIAN

 

3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan yang juga disebut pendekatan investigasi karena biasanya peneliti mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung berinteraksi dengan orang-orang di tempat penelitian guna untuk mengumpulkan data yang diinginkan peneliti (McMillan dan Schumacher dalam Syamsuddin dan Damaianti, 2006:73). Menurut Bongdan dan Taylor dalam (Basrowi dan Suwandi, 2008:21) metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati, sebagai suatu kebutuhan.

Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada dan bersifat alami tanpa rekayasa. Best (dalam Sukardi, 2003:157) menyatakan bahwa penelitian deskriptif pada umumnya dilakukan dengan tujuan utama yaitu menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek atau subjek yang diteliti secara tepat. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat mendeskripsikan secara sisematis ragam tutur bahasa Jamee Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

 

 

 

3.2 Lokasi Penelitian

Untuk mendapatkan data-data lapangan yang diperlukan, peneliti akan melakukan penelitian lapangan di Kemukiman Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah. Alasan pemilihan daerah tersebut adalah berdasarkan ragam tutur bahasa yang dihasilkan oleh masyarakat daerah tersebut.

 

3.3 Sumber Data dan Data Penelitian

Setelah ditentukan daerah pengamatan, disusuli dengan penentuan sumber data penelitian. Sumber data atau subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang dijadikan sebagai informan sebanyak 15 orang untuk dijadikan sebagai sumber data atau dari masyarakat Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah. Pengambilan sumber data ini berdasarkan kepada:

(1)   Kemampuan penelitian dilihat dari tenaga dan dana (biaya)

(2)   Sempit atau luasnya wilayah penelitian dari subjek, karena hal ini menyangkut banyak atau sedikitnya data.

(3)   Besar kecilnya risiko yang ditanggung oleh peneliti, untuk penelitian yang resikonya besar, tentu saja jika sampelnya besar, hasilnya akan lebih baik.

Jadi sumber data dalam penelitian ini adalah 15 orang masyarakat yang berasal dari Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah Kabupaten Aceh Selatan. Kriteria sampel pada masyarakat Gampong Pasar Lama yang ditentukan dalam penelitian ini dengan berpedoman pada Mahsun (2005:134) yaitu;

(a)    Berjenis kelamin pria atau wanita;

(b)   Orang tua, istri, atau suami informan lahir dan dibesarkan di Gampong Pasar Lama serta jarang atau tidak pernah meninggalkan Gampongnya.

(c)    Berstatus sosial menengah (tidak rendah atau tidak tinggi) dengan harapan tidak terlalu tinggi mobilitasnya;

(d)   Pekerjaannya bertani atau buruh

(e)    Memiliki kebanggaan terhadap ragam tuturnya;

(f)    Dapat berbahasa Indonesia; dan

(g)   Sehat jasmani dan rohani.

 

3.4 Jenis Data Penelitian

Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif atau berupa interpretasi, tidak menggunakan angka-angka dan perhitungan melainkan pemahaman dan analisis data yang berupa untaian kata dan kalimat yang lebih mementingkan atau mengutamakan pemahaman kepada objek yang diteliti. Artinya gambaran hasil dalam penelilitian ini akan dinukil dalam bentuk naratif dokumentasi. Data kualitatif merupakan data yang digunakan tidak mengacu pada rumus-rumus statistika dan angka-angka penetapan keputusan dan penyimpulan, melainkan hanya mengandalkan logika dan kelurusan penalaran teoritis dengan realitas yang telah ditangkap tanpa adanya upaya generalisasi (Arikunto, 2002:108).

Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang menuntut pemahaman peneliti terhadap ragam tutur yang digunakan atau dipakai masyarakat Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah dan akan dianalisis dengan kualitatif serta dihubungkan dengan teori.

 

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data adalah cara peneliti untuk memperoleh data yang diperlukan untuk penelitiannya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam (perekaman), teknik simak dan teknik catat. Teknik rekam dilakukan dengan merekam secara langsung penggunaan bahasa Jamee tuturan Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah dengan tanpa keterlibatan peneliti dalam peristiwa tutur tersebut. Jadi, peneliti hanya sebagai pengamat. Penggunaan tape-recorder juga dapat digunakan untuk merekam, yang rekaman tersebut dapat didengar secara berulang sehingga apa yang diragukan dalam penafsiran data langsung dapat diperiksa (Moleong, 2007:180). Teknik simak merupakan cara pengumpulan data dengan menyimak penggunaan bahasa (Mahsun, 2005:90). Teknik simak dan teknik rekam dapat digunakan secara bersama-sama yang kemudian dilanjutkan dengan teknik catat.

Selanjutnya, menggunakan teknik catat sebagai lanjutan dari teknik simak, yaitu dengan mencatat hasil tuturan yang disimak. Data dicatat dan dikelompokkan berdasarkan kategorinya. Langkah-langkah dalam mengumpulkan data adalah:

1.      Menyimak bahasa Jamee tuturan Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah;

2.      Merekam ragam tuturan bahasa Jamee Gampong Pasar Lama kecamatan   Labuhan Haji Tengah;

3.         Memberi tanda bagian yang termasuk dalam ragam tutur bahasa Jamee;

4.         Mengelompokkan data berdasarkan masalah;

5.         Membenahi catatan dan rekaman hasil peneliti.

 

3.6 Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode pada intralingual. Metode intralingual digunakan sebagai pertimbangan bahwa ragam tutur bahasa Jamee masyarakat Gampong Pasar Lama yang diteliti tidak terlepas dari cara menggabungkan-membandingkan dengan bahasa Jamee lainnya (seperti bahasa Jamee Keumumu Hilir dan Peulumat). Metode padan intralingual merupakan metode analisis data dengan cara menghubungkan-membandingkan unsur-unsur yang bersifat lingual, baik yang terdapat dalam satu bahasa maupun dalam beberapa bahasa yang berbeda (Mahsun, 2005:112).

Penganalisisan data dilakukan secara berkesinambungan, mulai dilakukan selama proses pengumpulan data dan setelah proses pengumpulan. Data yang telah diperoleh dalam proses pengumpulan data dan setelah proses pengumpulan data diseleksi dan diklasifikasikan menurut jenis kajian dan menurut data yang diperlukan. Kemudian data yang telah diklasifikasikan tersebut dicatat dalam korpus data. Dari analisis tersebut akan diperoleh simpulan sesuai dengan data yang tersedia dan tersaji dalam bentuk deskriptif.

Analisis yang menjadi tumpuan dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan langkah berikut:

1)        Mendengarkan dan membaca catatan hasil peneliti;

2)        Memilih data sesuai dengan ragam tutur yang sudah dicatat;

3)        Mengklasifikasikan atau mengelompokkan data berdasarkan ragam tutur;

4)        Menganalisis data dengan mendeskripsikan atau menggambarkan ragam tutur bahasa Jamee yang disampaikan oleh masyarakat Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah;

5)        Membuat kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

 

 

Komentar

Postingan Populer