Pengaruh Kreativitas Siswa Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI IPS SMA
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah
Perkembangan dan kemajuan suatu bangsa sangat
dipengaruhi oleh mutu pendidikan. Pendidikan menurut bentuknya dibedakan
menjadi dua, yaitu pendidikan formal dan pendidikan non formal. Pendidikan
formal adalah pendidikan yang berlangsung secara teratur, bertingkat dan berkesinambungan,
sedangkan pendidikan non formal adalah pendidikan yang dilakukan secara
tertentu tetapi tidak mengikuti peraturan yang ketat. Sebagai penyelenggara
pendidikan formal, sekolah mengadakan kegiatan secara berjenjang dan
berkesinambungan. Di samping itu, sekolah juga berusaha semaksimal mungkin
untuk meningkatkan prestasi belajar anak didiknya. Berbicara masalah prestasi
belajar sangat banyak. Sekolah sebagai pihak pengelola pendidikan telah
melakukan berbagai usaha untuk memperoleh kualitas dan kuantitas pendidikan
dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa, yang selanjutnya terwujud
perubahan-perubahan dalam pengorganisasian kelas, penggunaan metode belajar,
strategi belajar mengajar, dan bertindak selaku fasilitas untuk menciptakan
kondisi proses pembelajaran yang efektif.
1
Melalui usaha pendidikan diharapkan kualitas
generasi muda yang cerdas dan kreatif. Selain kecerdasan, kreativitas juga
diperlukan siswa dalam mencapai prestasi belajar. Namun kenyataannya
kreativitas siswa sekarang ini berkembang lambat dan frekuensi belajar siswa
yang kurang. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan yang senantiasa bergantung
pada pendidik. Akibatnya siswa kurang bersemangat untuk mencapai prestasi
belajar yang tinggi. Siswa kurang memiliki tingkah laku yang kritis bahkan cara
berfikir untuk mengeluarkan ide-ide yang sifatnya inovatif pun terkesan lambat.
Dulu orang biasanya mengartikan anak berbakat
sebagai anak yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Namun, sekarang
makin disadari bahwa yang menentukan keberbakatan bukan hanya inteligensi
melainkan juga kreativitas untuk berprestasi.
Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan
imaginasi dalam berpikir konstruktif. Seseorang dikatakan mempunyai daya kreasi
yang tinggi bilamana ia mampu menemukan serta menggabungkan gagasan atau ide-ide
atau pemikiran baru yang orsinil dan dalam kombinasi yang baru. Ia tidak
terpengaruh oleh pemikiran maupun cara orang lain, namun dengan daya kreasinya
ia mampu mengembangkan alternatif lain yang lebih berani.
Anna Craft (2003:18) menyatakan bahwa kreativitas
adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru berdasarkan data, informasi atau
banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah dimana penekanannya adalah
pada kualitas, ketepatan dan kegunaan, keluasan dan orisinilitas dalam berfikir
serta kemampuan untuk mengolaborasi suatu gagasan.
Ekonomi merupakan salah satu bidang studi, mata
pelajaran dan ilmu yang diajarkan di sekolah, termasuk di SMA Negeri 1 Simpang
Mamplam Kabupaten Bireuen. Tujuan pembelajaran ekonomi itu sendiri adalah untuk
meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah umum tentang ekonomi.
Dalam pembelajaran ekonomi seharusnya siswa baik dalam menguasai bahan
pelajaran atau pun untuk mengembangkan kreativitasnya dalam menyelesaikan
soal-soal yang ada dalam pelajaran ekonomi kelas XI. Anak mempunyai kreativitas
yang berbeda-beda, ada yang sudah mempunyai tingkat kreativitas yang tinggi
namun ada juga yang masih rendah, sehingga kemampuan untuk dapat memecahkan masalah
juga berbeda-beda.
Untuk pelajaran ekonomi kelas XI SMA, terdapat materi-materi
yang menghimbau siswa untuk mengembangkan aktivitas melalui materi-materi tersebut.
Mata pelajaran ekonomi dalam kurikulum lebih disederhanakan dan difokuskan pada
ekonomi sebagai fenomena empirik yang terjadi di sekitar siswa, sehingga siswa
dituntut lebih aktif untuk merekam peristiwa-peristiwa ekonomi yang terjadi di
sekitar lingkunganya dan mengambil manfaat untuk kehidupannya yang lebih baik.
Berdasarkan dari latar belakang tersebut diatas maka
dirumuskan judul penelitian: “Pengaruh
Kreativitas Siswa Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Kelas
XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen”.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di
atas, maka dapat dikemukakan perumusan masalah dalam penelitian ini antara lain
sebagai berikut:
1. Apa
saja kreativitas siswa dalam mempelajari mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen?
2. Bagaimana
kreativitas siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen dijalankan pada mata
pelajaran Ekonomi?
3. Bagaimana
Prestasi Belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen pada
mata Pelajaran Ekonomi?
4. Adakah
pengaruh kreativitas siswa terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi
siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang
Mamplam
Kabupaten
Bireuen?
1.3 Tujuan
Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain
sebagai berikut:
- Untuk mengetahui apa saja
kreativitas siswa dalam mempelajari mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam
Kabupaten Bireuen
- Untuk mengetahui kreativitas siswa
kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen dijalankan
pada mata pelajaran Ekonomi
- Untuk mengetahui prestasi belajar
siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Simpang Mamplam Kabupaten
Bireuen
pada mata Pelajaran Ekonomi
4.
Untuk mengetahui pengaruh kreativitas
siswa terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI IPS SMA
Negeri 1 Simpang
Mamplam
Kabupaten
Bireuen
1.4
Manfaat Penelitian
Penelitian ini sangat diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih bagi kemajuan pendidikan,
khususnya sebagai berikut:
1. Bagi
peneliti sendiri,
dapat menambah wawasan serta
pengetahuan
dan dapat mengetahui bagaimana pengaruh kreativitas siswa terhadap prestasi
belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI IPS
2. Bagi
siswa, diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi
dalam hal belajar, nyaman dan senang dalam mengikuti pelajaran.
3. Bagi
pihak lain, sebagai pedoman dan acuan dalam melaksanakan setiap penelitian yang
selanjutnya.
1.5
Kerangka Pemikiran
Berdasarkan latar belakang yang
diuraikan di atas, maka kerangka pemikiran untuk menjelaskan Pengaruh
kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa dapat dijelaskan sebagai
berikut:
Prestasi belajar adalah penggunaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata
pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau nilai angka yang diberikan guru. Prestasi belajar yang dicapai oleh siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor internal, maupun faktor eksternal.
Dengan efikasi diri
maka siswa akan memiliki keuletan
dan
ketekunan yang
tinggi
untuk mengerjakan tugasnya
sampai dengan selesai sehingga
prestasi belajar yang
dicapainyapun akan diperoleh secara maksimal. Oleh sebab itu, efikasi diri
sangatlah menentukan
prestasi belajar yang akan dicapai.
Tingkat hasil belajar adalah
kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya, dan
dapat dinilai baik penilaian secara positif maupun negative. Hasil belajar
mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. Proses
penilaian terhadap hasil belajar dapat memberikan informasi kepada guru tentang
kemajuan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan belajarnya melalui kegiatan
belajar. Menurut Slameto (2013: 54) terdapat 2 faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa
yaitu:
1. Faktor
intern yang meliputi kesehatan, intelegensi, semangat belajar, minat dan motivasi,
bakat, dan cara belajar.
2. Faktor
ekstern yang meliputi keluarga, sekolah, dan masyarakat serta lingkungan tempat tinggalnya
Arthur Combs (Thobroni dan Mustafa, 2011: 165)
mengatakan di dalam proses pembelajaran guru harus dapat dan mampu untuk bisa
membawa siswa untuk memperoleh arti dari materi pelajaran dan menghubungkan nya
ke dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu guru mesti menumbuhkan minat belajar
siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal secara menyeluruh.
Dalam mata pelajaran ekonomi khususnya, keterampilan dasar mengajar
sangat diperlukan
untuk memudahkan proses pembelajaran, dimana
mata pelajaran ekonomi memiliki
tingkat kesulitan yang cukup
tinggi sehingga membutuhkan konsentrasi yang baik untuk dapat memahaminya. Guru yang mengajar
dengan baik tentunya
akan
menumbuhkan proses belajar mengajar yang
kreatif, aktif, efektif
dan efesien,
sehingga siswa mendapatkan
prestasi belajar yang baik.
Gambar
2.1
Paradigma Penelitian
Keterangan :
X1 : Kreativitas Siswa
Y
: Prestasi Belajar
siswa
1.6 Hipotesis
Menurut Sugiyono (2004, 6-4) “Hipotesis merupakan
jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah
penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan”. Berdasarkan latar
belakang masalah, batasan dan rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian
dan tinjauan pustaka dalam penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dalam
penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh kreativitas siswa dalam mata pelajaran
ekonomi terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA 1 Negeri Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen.
1.7 Definisi Istilah
a.
Pengaruh
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 849),
“Pengaruh adalah daya yang ada dan yang timbul dari sesuatu (orang atau benda)
yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang. Sementara itu,
Surakhmad (1982:7) menyatakan bahwa pengaruh adalah kekuatan yang muncul dari
suatu benda atau orang dan juga gejala dalam yang dapat memberikan perubahan
terhadap apa-apa yang ada disekelilingnya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengaruh merupakan
suatu daya atau kekuatan yang timbul dari sesuatu, baik itu orang maupun benda
serta segala sesuatu yang ada di dalam sehingga mempengaruhi apa-apa yang ada
disekitanya. Maksud dalam penelitian ini adalah pengaruh yang dimunculkan
variabel X yaitu kreativitas siswa terhadap variabel Y yaitu prestasi belajar
siswa.
b. Kreativitas siswa
Nana Syaodih (2005:104)
mengemukakan bahwa kreativitas merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh
seseorang untuk menemukan dan menciptakan hal-hal yang baru, cara-cara yang
baru, model baru yang berguna bagi dirinya sendiri dan masyarakat pada umumnya.
c. Prestasi
Belajar
Menurut Tu’u (2004:75) prestasi
belajar adalah suatu penguasaan pengetahuanatau keterampilan yang dikembangkan
oleh mata pelajaran tertentu, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes/ujian atau
angka nilai yang diberikan oleh guru.

Komentar
Posting Komentar
Komentar