SKRIPSI POPULER EFEKTIVITAS CELEBRITY ENDORSEMENT TERHADAP INSTAGRAM

 

BAB III

METODELOGI PENELITIAN

 

A.    Metode Penelitian yang Digunakan

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah sosial.[1]Menurut Creswell (1998), menyatakan penelitian kualitatif sebagai suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang alami.[2]

37

Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptis, dimana masalah yang diselidiki akan dipecahkan dengan menggambarkan, menuliskan, memaparkan subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak dan tidak menggurangi sebagaimana adanya.[3]Data dikumpulkan dan kemudian diolah dalam bentuk deskriptis analisis, yaitu suatu penelitian dengan pengumpulan data di lapangan dan menganalisa serta menarik kesimpulan dari data tersebut.[4]Dimana dalam proses pengumpulan data di lapangan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Sehingga metode deskriptis analisis dapat fokus mengambarkan suatu permasalahan secara umum dalam “Efektifitas Celebrity Endorsement Sebagai Media Iklan (Analisis Terhadap Instagram)”.

 

B.     Informan Penelitian

Menurut Moleong informan adalah orang yang dapat memberikan keterangan atau informasi mengenai masalah yang diteliti dan dapat berperan sebagai narasumber selama proses penelitian informan dalam penelitian ini dipilih dengan meggunakan teknik probability sampling yakni teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi sampel.[5]Dimana peneliti menetapkan sejumlah kriteria untuk pemilihan informan berdasarkan tujuan penelitian. Adapun kriteria informan penelitian dalam penelitian ini adalah:

1.      Mahasiswa/i KPI angkatan 2014

2.      Mahasiswa/i yang mempunyai akun Instagram

3.      Mahasiswa/i yang mengetahui fenomena celebrity endorsement

4.      Mahasiswa/i yang pernah berbelanja online melalui Instagram.

Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam angkatan 2014 terdiri dari 123 mahasiswa, dalam penelitian ini memilih 12 orang sebagai informan terkait penelitian ini. Kedua belas informan dalam penelitian ini memenuhi kriteria yang telah ditentukan sehingga memberikan jawaban mengenai permasalahan penelitian yaitu bagaimana efektivitas celebrity endorsement sebagai media iklan (Analisa terhadap Instagram). Adapun informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Tabel 3.1.Informan Penelitian

NO

NAMA

JURUSAN

ANGKATAN

JENIS KELAMIN

1

Putri Vonna

KPI

2014

Perempuan

2

Rauzatul Muna

KPI

2014

Perempuan

3

Ulfa Mudhia

KPI

2014

Perempuan

4

Zakiyah Ulfa

KPI

2014

Perempuan

5

Sri Rahayu

KPI

2014

Perempuan

6

Mona Asparina

KPI

2014

Perempuan

7

T. Emy Kurniawan

KPI

2014

Laki-laki

8

Mufti Tamren

KPI

2014

Laki-laki

9

Adam Pramayuda

KPI

2014

Laki-laki

10

Muhammad Shobari

KPI

2014

Laki-laki

11

Teuku Fauzan  Maulidin

KPI

2014

Laki-laki

12

Marbawi

KPI

2014

Laki-laki

 

C.    Teknik Pengumpulan Data

a.     Wawancara

Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu, percakapan dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewee) yang memberikan jawaban atas pertanyaan.[6]

Penelitian ini menggunakan teknik wawancara terstruktur yang dilakukan dengan daftar pertanyaan yang telah direncanakan sebelumnya, untuk diajukan kepada responden secara langsung. Setiap responden diberi pertanyaan yang sama.[7]Wawancara dilakukan kepada mahasiswa untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan terkait judul penelitian ini.

b.      Dokumentasi

Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang artinya barang-barang tertulis. Metode dokumentasi berarti cara mengumpulkan data dengan mencatat data yang sudah ada.[8] Pada tekhnik ini, penelitian dimungkinkan memperoleh informasi dari beberapa sumber tertulis atau dokumen yang ada pada fakultas dakwah dan komunikasi, sehingga dapat membantu proses penelitian ini.

Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Margono menjelaskan tekhnik dokumenter adalah cara mengumpulkan data melalui arsip-arsip dan juga buku-buku tentang pendapat, teori, dalil atau hukum-hukum, dan lain-lain yang berhubungan dengan masalah penelitian.[9]

 

D.  Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Teknik pengolahan data yang peneliti lakukan adalah dengan cara:

1.      Mengumpulkan sejumlah data untuk diselidiki dan dianalisis

2.      Menyeleksi data yang relevan

3.      Mengklasifikasi data yang telah diseleksi

4.      Membuat Kesimpulan

Pada tahapan ini peneliti menganalisis data yang sudah terkumpul dengan dengan metode deskriptis, maka teknik yang digunakan dalam menganalisa data yang telah diolah yaitu dengan menggunakan teknik deskriptis analisa, yang tertuju pada pemecahan yang ada pada masa sekarang.

Teknik analisa dapat dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu:

1.      Mengedit data yang sudah terkumpuldengan memeriksa kebenaran tulisannya, penggunaan istilah, ejaan atau hal-hal yang dianggap perlu pengeditan termasuk mengganti kalimat-kalimat yang rancu penulisan karya ilmiah.

2.      Mempertimbangkan atau menyeleksi ulang data-data yang sudah terkumpul.

3.      Menyususnyan secara sistematis berdasarkan kategori-kategori jenis data yang telah dikumpulkan. Kemudian memeriksa kembali secara keseluruhan untuk menghindari kesalahan dalam penulisan.

4.      Menarik kesimpulan atau penelitian dari semua pertanyaan dalam penelitian ini, sehingga mendapatkan suatu hasil dari penelitian.

 



                [1] Juliansyah  Noor, Metodologi penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah), (Jakarta : Kencana, 2011), hal. 34.

 

                [2]Ibid. Hal. 34.

 

                [3] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), hal. 63.

               

                [4]Ibid. Hal. 282.

                [5] Etta Mamang Sangadji & Sopiah, Metodelogi Penlitian-Pendekatan Praktis dalam Peneitian, (Yogyakarta: ANDI, 2010), hal. 186.

                [6] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), hal. 198.

                [7] Ardial, Paradigma dan Model Penelitian Komunikasi, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2014), hal. 375.

               

                [8] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), hal. 201.

 

                [9] S. Margono, Metode penelitian pendidikan, (Jakarta, Rineka Cipta, 2004), hal 85.

Komentar

Postingan Populer