Ini dia Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar Matematika
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar
Matematika
Minat belajar tiap-tiap siswa
tidak sama, ketidaksamaan itu disebabkan oleh banyak hal mempengaruhi minat
belajar, sehingga ia dapat belajar dengan baik atau sebaliknya gagal sama
sekali. Demikian juga halnya dengan minat siswa terhadap mata pelajaran Matematika,
ada siswa yang minatnya tinggi dan ada juga yang rendah. Hal tersebut akan
sangat mempengaruhi aktivitas dan hasil belajarnya dalam mata pelajaran Matematika.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa, secara garis besar
dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:
1. Faktor Intern
Kondisi fisik/jasmani siswa
saat mengikuti pelajaran Matematika sangat berpengaruh terhadap minat dan
aktivitas belajarnya. Faktor kesehatan badan, seperti kesehatan yang prima dan tidak
dalam keadaan sakit atau lelah, akan sangat membantu dalam memusatkan perhatian
terhadap pelajaran. Sebab pelajaran Matematika memerlukan kegiatan mental yang
tinggi, menuntut banyak perhatian dan pikiran jernih. Oleh karena itu apa bila
siswa mengalami kelelahan atau terganggu kesehatannya, akan sulit memusatkan perhatiannya
dan berpikir jernih (Widdiharto, 2004: 35).
Pengalaman belajar Matematika
di jenjang pendidikan sebelumnya Pengalaman belajar sangat berkaitan dengan
kemampuan awal (entry behavior). Sebagaimana yang dikemukakan oleh
Bloom, yaitu; kemampuan awal adalah pengetahuan, keterampilan dan kompetensi,
yang merupakan prasyarat yang dimiliki untuk dapat mempelajari suatu pelajaran
baru atau lebih lanjut (Depdiknas, 2003: 26).
Setiap siswa masing-masing telah memiliki
berbagai pengalaman belajar yang berbeda-beda yang diperolehnya di jenjang pendidikan
sebelumnya. Menurut Nashar (2004: 26), hal tersebut merupakan modal awal bagi siswa
dalam melakukan kegiatan belajar selanjutnya. Pengalaman belajar yang telah
dimiliki oleh siswa besar pengaruhnya terhadap minat belajar. Pengalaman
tersebut menjadi dasar untuk menerima pengalaman-pengalaman baru yang akan sangat
membantu dalam minat belajar siswa.
Selanjutnya Nashar (2004: 29),
mengatakan seseorang siswa akan sangat mudah dalam menguasai dan memahami
materi pelajaran Matematika, karena ia telah memahami dan menguasai dengan baik
materi pelajaran Matematika sewaktu di SD/MI. Jadi, dapat dipahami bahwa pengalaman
belajar Matematika di jenjang pendidikan sebelumnya turut berpengaruh terhadap
belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran Matematika.
2. Faktor Ekstern
Adapaun faktor yang
mempengaruhi belajar Matematika dilihat dari faktor eksternal yaitu;
- Metode dan gaya mengajar guru Matematika,
dimana metode ini terhadap minat siswa dalam belajar Matematika. Oleh
karena itu hendaknya guru dapat menggunakan metode dan gaya mengajar yang
dapat menumb uhkan minat dan perhatian siswa. Guru adalah kreator proses
belajar mengajar. Guru adalah orang yang akan mengembangkan suasana bebas
bagi siswa untuk mengkaji apa yang menarik minatnya, mengekspresikan
ide-ide dan kreativitasnya dalam batas-batas norma-norma yang (Depdiknas,
2004 31)
- Cara penyampaian pelajaran yang kurang
menarik menjadikan siswa kurang berminat dan kurang bersemangat untuk
mengikutinya. Namun sebaliknya, jika pelajaran disampaikan dengan cara
dan gaya yang menarik perhatian, maka akan menjadikan siswa tertarik dan bersemangat
untuk selalu mengikutinya dan kemudian mendorongnya untuk terus
mempelajarinya. Cara seorang guru dalam menyampaikan pelajaran sangat
terkait dengan tipe atau karakter kepribadiannya, seperti yang di
kemukakan (Muhibin Syah, 2001: 42),
- Paham yang menghendaki kebebasan pribadi).
Guru yang berwatak ini biasanya gemar mengubah arah dan cara pengelolaan
PBM secara seenaknya, sehingga menyulitkan siswa dalam mempersiapkan
diri. Sebenarnya guru tersebut tidak menyenangi profesinya sebagai tenaga
pendidik meskipun ia memiliki kemampuan yang memadai.
- Guru yang demokratis (Democratie), yaitu
bersifat demokratis yang pada intinya mengandung makna memperhatikan
persamaan hak dan kewajiban semua orang. Guru yang memiliki sifat ini pada
umumnya dipandang sebagai guru yang paling baik dan ideal. Alasannya, ibanding dengan guru yang lainnya guru tipe
demokratis lebih suka bekerjasama dengan rekan-rekan seprofesinya, namun
tetap menyelesaikan tugasnya secara mandiri. Ditinjau dari sudut hasil
pengajaran, guru yang demokratis dengan yang otoriter tidak jauh berbeda.
Akan tetapi dari sudut moral, guru yang demokratis dan karenanya ia lebih
disenangi oleh rekan-rekan sejawatnya maupun oleh para siswanya sendiri
(Depdiknas, 2004: 61).
- Guru yang otoritatif (Authoritative) Otoritatif
berarti berwibawa karena adanya kewenangan baik berdasarkan kemampuan
maupun kekuasaan yang diberikan. Guru yang otoritatif adalah guru yang
memiliki dasar-dasar pengetahuan baik pengetahuan bidang studi faknya
maupun pengetahuan umum. Guru seperti ini biasanya ditandai oleh
kemampuan memerintah secara efektif kepada para siswa dan kesenangan
mengajak kerja sama kepada para siswa bila diperlukan dalam
mengikhtiarkan cara terbaik untuk penyelenggaraan PBM (Widdiharto, 2004:
95).
Dalam hal ini, guru ini hampir sama dengan guru
yang demokratis. Namun, dalam hal memerintah atau memberi anjuran, guru yang
otoritatif pada umumnya lebih efektif, karena lebih disegani oleh para siswa dan
dipandang sebagai pemegang otoritas ilmu pengetahuan.
Di samping
itu, metode yang digunakan dalam menyampaikan pelajaran besar pula pengaruhnya
terhadap minat belajar siswa. Apabila guru hanya menggunakan satu metode saja
dalam mengajar maka akan membosankan, yang akhirnya siswa tidak tertarik memperhatikan
pelajaran. Jadi hendaknya guru dapat menggunakan berbagai metode mengajar yang
bervariasi sesuai dengan tujuan pembelajaran (Simajuntak, 1993: 42).
- Tersedianya fasilitas dan alat penunjang
pelajaran Matematika memiliki peran penting dalam memotivasi minat siswa
pada suatu pelajaran. Tersedianya fasilitas dan alat yang memadai dapat
memancing minat siswa pada mata pelajaran Matematika. Fasilitas dan alat
penunjang pelajaran Matematika yang dimaksud di sini bisa berupa;
- Alat dan fasilitas yang digunakan
bersama-sama dengan murid,
- Alat yang
dimiliki oleh masing-masing murid dan guru.
- Alat peraga yang berfungsi untuk
memperjelas atau memberi gambaran yang lebih jelas tentang hal-hal yang
diajarkan,
- Belajar dengan menggunakan
fasilitas dan alat lebih efektif dan lebih menyenangkan dibandingkan
tanpa menggunakan alat peraga atau hanya dengan teori saja (Simajuntak,
1993: 58).
3. Situasi dan
kondisi lingkungan
Situasi dan kondisi lingkungan turut memberi
pengaruh terhadap minat belajar siswa dalam pelajaran. Faktor situasi dan kondisi
lingkungan yang dimaksud di sini adalah faktor situasi dan kondisi saat siswa
melakukan aktivitas belajar Matematika di
sekolah,
baik fisik ataupun sosial. Faktor kondisi lingkungan fisik termasuk di dalamnya
adalah seperti keadaan suhu, kelembaban, kepengapan udara, pencahayaan dan
sebagainya. Belajar Matematika pada keadaan udara yang segar, akan lebih baik
hasilnya dari pada belajar dalam keadaan udara yang panas dan pengap, atau
belajar pagi hari akan lebih baik dari pada belajar siang hari. Jadi, minat dan
perhatian siswa akan lebih baik jika jam pelajaran Matematika di letakkan di
pagi hari.
Di samping itu, pengaturan cahaya yang kurang baik
dapat mengganggu proses pembelajaran Matematika di dalam kelas. Karena cara
mengajar dan sistem pengajaran pada umumnya sangat banyak menggunakan
penglihatan dan pendengaran Sedangkan faktor kondisi lingkungan sosial dapat
berupa manusia atau hal-hal lainnya. Misalnya siswa yang sedang belajar memecahkan
soal Matematika yang rumit dan membutuhkan konsentrasi tinggi, akan terganggu
apabila ada siswa lain yang mondar-mandir di dekatnya atau bercakap-cakap keras
di dekatnya (Depdiknas, 2004: 66).
Kondisi lingkungan sosial yang lain, seperti suara
mesin pabrik, hiruk-pikuk lalu lintas, gemuruh pasar dan sebagainya, juga berpengaruh
terhadap konsentrasi dan perhatian siswa saat belajar Matematika. Karena itulah
disarankan hendaknya lingkungan sekolah agar didirikan jauh dari pabrik,
keramaian lalu lintas dan pasar.

Komentar
Posting Komentar
Komentar