SKRIPSI POPULER ISTILAH RAGAM TUTUR
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Penelitian ini
berkenaan dengan ragam tutur bahasa Jamee masyarakat Gampong Pasar Lama
Kecamatan Labuhan Haji Tengah Kabupaten Aceh Selatan. Tulisan sengaja diangkat mengingat pengertian-pengertian dalam kehidupan sosial, salah satu alat
memahaminya adalah bahasa. Sebagaimana dikatakan oleh Ismaun, (1981: 24) bahasa
merupakan identitas atau jati diri yang menunjukkan pada ciri-ciri yang melekat
pada seseorang atau kelompok masyarakat. Maka tidak heran, bahasa adalah
sebagai identitas yang mudah diketahui daerah asal seseorang, ciri bahasanya,
ada yang keras ada juga yang lembut, dari ciri khas bahasa dapat diketahui pula
sikap atau moral seseorang, baik atau tidaknya seseorang.
Untuk mengetahui hal demikian ada cabang ilmu tersendiri, yang disebut dengan
dialektologi yaitu cabang linguistik yang digunakan untuk menyelidiki tentang
ragam bahasa atau ragam tutur (Team Pustaka Phoenix, 2007:190). Menurut Hasan
Basry, (1994:204) ragam tutur (dialek) dalam Kamus Umum Indonesia-Aceh,
disebutkan sebagai logat (Aceh: lôqhat).
Ragam tutur bahasa yang dipakai di suatu tempat atau daerah yang berbeda dengan
bahasa daerah tempat lain.
Poerwadarminta, (2006:290) menyebutkan, dialek adalah variai bahasa yang
berbeda-beda menurut pemakainya (bahasa dari suatu daerah tertentu, kelompok
sosial tertentu, atau kurun waktu tertentu) yang memiliki sinonim kata
”bahasa”, ”patois”, ”pelat negeri”, ”aksen”, ”pelat daerah”. Dengan kata lain mengandung
makna bahasa yang dipakai di suatu tempat atau daerah (ragam tutur) yang
berbeda dengan bahasa yang umum. Artinya, bahasa yang digunakan dalam suatu
daerah tertentu tidak memiliki kesamaan bahasa umum yang dipakai di daerah itu,
sehingga terjadi variasi yang sangat menonjol antara bahasa asli tempat suatu
daerah dengan bahasa yang diucapkan. Seperti yang terjadi di Gampong Pasar Lama
Kecamatan Labuhan Haji Tengah Kabupaten Aceh Selatan terhadap ragam tutur
bahasa jamee.
Berbicara tentang ragam
tutur bahasa
tidak pernah habisnya,
sebab perubahan
zaman dan waktu menjadi
alasan utama perubahannya. Sebagaimana
Chaer dan Agustina (2004:61) menjelaskan bahwa ragam tutur
bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian yang berbeda-beda baik dari
topik yang dibicarakan, kawan bicara, serta orang yang dibicarakan. Dijelaskan pula ragam tutur itu terjadi
bukan hanya disebabkan oleh para penuturnya yang tidak homogen, tetapi juga
karena kegiatan interaksi sosial yang mereka lakukan sangat beragam. (Chaer dan Agustina, 2004:61).
Bahasa
Jamee merupakan bahasa
ibu khususnya di Kecamatan Labuhan Haji Tengah Kabupaten
Aceh Selatan. Bahasa
Jamee ini merupakan
juga bahasa sehari-hari baik dalam keluarga, sekolah, tempat kerja maupun dalam lingkungan masyarakat namun
demikian antar Gampong di Kecamatan Labuhan Haji Tengah memiliki variasi yang
menonjol dalam
penggunaan bahasa jamee dimaksud. Meski tidak secara umum terjadi ragam tutur
bahasa jamee, namun beberapa ragam tutur dapat dinyatakan sudah menonjol.
Ragam tutur bahasa
Jamee di Gampong Pasar ditandai dengan adanya penggunaan ragam bahasa yang
memiliki variasi cukup besar. Variasi tersebut ada yang terbentuk dari bahasa
Jamee masyarakat Gampong Pasar Lama itu sendiri juga disebabkan oleh interaksi sosial
yang dilakukan masyarakat gampong
setempat, ditambah lagi
lokasi pelabuhan yang berada di Gampong Pasar Lama, obrolan bersemuka sesama
masyarakat dan dengan pendatang baru yang hendak menyeberang ke Kabupaten Simuelue di
seputar pelabuhan
tersebut menjadi
salah satu penyebab perbedaan variasi ragam tutur bahasa Jamee masyarakat
Gampong Pasar Lama. Penyerapan
kosakata tersebut ada yang disesuaikan dengan bahasa Jamee dan ada juga yang
masih utuh.
Dari sebab-sebab
tersebut di atas terlihat bahwa terdapat ragam tutur sendiri dalam tuturan
nonformal bahasa Jamee pada masyarakat Gampong Pasar Lama. Dalam penelitian ini, peneliti
mengkaji tentang ragam tutur bahasa Jamee yang digunakan masyarakat Gampong
Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah. Ragam tutur yang dikaji dalam
penelitian ini difokuskan pada tuturan nonformal bersemuka yaitu tuturan
masyarakat Labuhan Haji Tengah dalam kehidupan sehari-hari secara langsung.
Ada beberapa alasan
peneliti mengkaji ragam tuturan nonformal pada masyarakat Gampong Pasar Lama Labuhan Haji Tengah; Pertama,
meski Kecamatan Labuhan Haji
Tengah menggunakan bahasa jamee, namun di Kecamatan Labuhan Haji Barat dan Kecamatan Labuhan Haji Timur menggunakan bahasa Aceh, sehingga
akan mempengaruhi tuturan bahasa Jamee Gampong Pasar Lama. Kedua, Gampong Pasar Lama banyak dikunjungi oleh orang dari luar terutama orang yang akan
menyeberang ke Kabupaten Simeulue. Banyaknya
orang dari luar daerah yang singgah dan berkomunikasi dengan masyarakat
Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah ikut mempengaruhi tuturan
masyarakat Gampong Pasar Lama.
Penelitian sejenis
telah banyak diteliti oleh peneliti-peneliti sebelumnya yang meneliti tentang
ragam tuturan bahasa Aceh dan bahasa Jamee di Aceh Selatan, namun belum ditemui
penelitian mengenai ragam tuturan nonformal bersemuka bahasa jamee khususnya di Gampong Pasar
Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah Kabupaten Aceh Selatan.
Sebagaimana telah
dikemukakan, bahasa dalam lingkungan masyarakat antara yang satu dan yang
lainnya berbeda. Adanya perbedaan bahasa dapat menimbulkan keragaman bahasa
atau keragaman tutur. Oleh karena itu, ragam tutur bahasa bukan disebabkan oleh
kaidah-kaidah kebahasaan, melainkan karena kaidah-kaidah lingkungan sosial
masyarakat yang beraneka ragam. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah
diuraikan tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji mengenai ragam tutur
bahasa Jamee lebih lanjut dengan judul “Ragam
Tutur Bahasa Jamee Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan haji Tengah Kabupaten
Aceh Selatan”.
1.2 Rumusan
Masalah
Mengacu pada latar
belakang masalah dan fenomena-fenomena yang telah dipaparkan di atas, yang
menjadi rumusan masalah dalam penelitian
ini adalah bagaimana tuturan bahasa Jamee nonformal bersemuka pada masyarakat
Gampong Pasar Lama Kecamatan Labuhan Haji Tengah Kabupaten Aceh Selatan?
1.3 Tujuan
Penelitian
Adapun ujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tuturan
bahasa Jamee nonformal bersemuka pada masyarakat Gampong Pasar Lama Kecamatan
Labuhan Haji Tengah Kabupaten Aceh Selatan.
1.4 Manfaat
Penelitian
Penelitian bermanfaaat
secara teoritis
dan praktis sebagai berikut:
(1) Secara
teoretis penelitian ini bermanfaat:
(a) Dapat
menambah pengetahuan, pengalaman dan pemahaman terhadap permasalahan yang
diteliti.
(b) Untuk
membentuk pola pikir yang dinamis serta untuk mengetahui kemampuan peneliti
dalam menerapkan ilmu yang diperoleh.
(c) Dapat
digunakan sebagai karya ilmiah dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
(2) Secara
praktis penelitian ini bermanfaat:
(a) Penelitian
ini diharapkan dapat menjawab persoalan bagaimana ragam tutur bahasa Jamee
Gampong Pasar Lama, di
sisi lain, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi
masyarakat, peneliti dan dunia ilmu pengetahuan.
(b) Bagi
masyarakat, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pencerahan tentang
adanya kecenderungan ragam bahasa di setiap tempat penutur bahasa tertentu,
sehingga masyarakat tidak akan merasa bingung lagi jika mendapatkan adanya
variasi dalam suatu bahasa yang sama. Bagi peneliti sendiri, informasi yang
konkret dan akurat tentang “ragam tutur bahasa Jamee masyarakat Gampong Pasar
Lama” dapat dijadikan data dalam penelitian ini, sehingga tugas peneliti untuk
menyelesaikan penelitian ini dapat selesai dengan baik dan tepat waktu. Bagi
peneliti bahasa Jamee selanjutnya dapat dijadikan sandaran dan referensi
penelitiannya.
(c) Bagi
dunia ilmu pengetahuan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk pembinaan
dan pengembangan bahasa, terutama bahasa Jamee itu sendiri. Dalam lingkup yang
lebih luas diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap pembelajar bahasa
Jamee. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menambah daftar jumlah
referensi kebahasaan di perpustakaan. Pada intinya penelitian ini diharapkan
dapat memberikan informasi kepada semua masyarakat terutama bagi pemerhati,
peneliti dan pemakai bahasa Jamee.

Komentar
Posting Komentar
Komentar